Kamis, 12 Agustus 2010

Fundamental Nework di Linux Ubuntu Part 1

Sistem operasi Ubuntu memberikan berbagai metode layanan untuk mengkonfigurasi perangkat-perangkat jaringan. Dalam panduan ini akan memberikan gambaran pekerjaan administrator, terutama menitikberatkan pada manajemen jaringan menggunakan perintah baris (command line).
  1. Antarmuka Ethernet (Ethernet Interfaces)
    Ethernet Interface biasanya dikenali oleh sistem menggunakan penamaan klasik ethX, dimana X merupakan nilai berupa angka. Ethernet pertama biasanya dikenal dengan nama eth0, ethernet kedua dikenal dengan nama eth1 dan seterusnya.
    Identifikasi Ethernet Interface:
    Untuk mengetahui seluruh interface ethernet yang tersedia, gunakan perintah ifconfig
    ifconfig -a | grep eth
    eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:30:18:a5:0b:8a
    aplikasi lain yang dapat mengidentifikasi seluruh interface jaringan dalam sistem adalah menggunakan perintah lshw.
    Berikut adalah contoh perintah lshw yang menunjukkan sebuah interface ethernet bernama eth0 dengan informasi bus, driver dan seluruh kemampuan dari ethernet.
    sudo lshw -class network
    *-network
    description: Ethernet interface
    product: RTL8101E/RTL8102E PCI Express Fast Ethernet controller
    vendor: Realtek Semiconductor Co., Ltd.
    physical id: 0
    bus info: pci@0000:03:00.0
    logical name: eth0
    version: 05
    serial: 00:30:18:a5:0b:8a
    size: 10Mbit/s
    capacity: 100Mbit/s
    width: 64 bits
    clock: 33MHz
    capabilities: pm msi pciexpress msix vpd bus_master cap_list ethernet physical tp mii 10bt 10bt-fd 100bt 100bt-fd autonegotiation
    configuration: autonegotiation=on broadcast=yes driver=r8169 driverversion=2.3LK-NAPI duplex=half firmware=rtl_nic/rtl8105e-1.fw latency=0 link=no multicast=yes port=MII speed=10Mbit/s
    resources: irq:43 ioport:e800(size=256) memory:fdfff000-fdffffff memory:fdff8000-fdffbfff
    Nama-nama logic dari Ethernet Interface
    Nama-nama Interface ethernet dikonfigurasi di dalam file /etc/udev/rules.d/70-persistent-net.rules. Apabila ingin mengkonfigurasi penamaan untuk setiap interface, cari baris yang sesuai dengan fisik MAC address dari interface dan ganti nilai dari NAME=ethX dengan nama yang diinginkan. Setelah itu reboot komputer untuk mengaktifkan perubahan nama tersebut.
    Seting Ethernet Interface
    Untuk menampilkan dan mengubah konfigurasi kartu Ethernet seperti auto-negotiation, port speed, duplex mode dan Wake-on-LAN dapat menginstal program ethtool.
    sudo apt-get install ethtool
    Contoh penggunaan perintah ethtool:
    sudo ethtool eth0
    Perubahan yang dilakukan menggunakan ethtool bersifat sementara, sehingga akan hilang setelah komputer reboot. Untuk melakukan konfigurasi tetap seperti keinginan dapat melakukan konfigurasi dalam file /etc/network/interfaces.
    Berikut ini adalah contoh sebuah ethernet dengan nama eth0 yang dikonfigurasi dengan kecepatan port 1000Mb/s berjalan dalam mode full duplex:
    auto eth0
iface eth0 inet static
pre-up /sbin/ethtool -s eth0 speed 1000 duplex full
  1. Pengalamatan IP (IP Addressing)
    Pada bagian ini merupakan penjelasan proses konfigurasi sistem alamat IP dan default gateway yang diperlukan untuk berkomunikasi dalam jaringan wilayah lokal dan internet.
    Penanda alamat IP sementara
    Konfigurasi jaringan sementara dapat dilakukan dengan menggunakan perintah dasar seperti ip, ifconfig dan route, yang juga dsapat ditemukan dalam operasi sistem lain basis GNU/Linux. Perintah-perintah ini dapat langsung bekerja (aktif) dalam waktu singkat namun tidak bersifat permanen dan akan hilang setelah komputer reboot.
    Konfigurasi sementara sebuah IP address menggunakan perintah ifconfig dengan cara mengubah IP address dan subnet mask untuk disesuaikan dengan keperluan jaringan.
    sudo ifconfig eth0 10.3.1.93 netmask 255.255.255.0
    Untuk mengetahui hasil konfigurasi, lakukan perintah ifconfig,
    ifconfig
    eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:30:18:a5:0b:8a
    inet addr:10.3.1.93 Bcast:10.3.1.255 Mask:255.255.255.0
    Sedangkan konfigurasi default gateway dilakukan dengan perintah berikut:
    sudo route add default gw 10.3.1.1 eth0
    Lakukan verifikasi konfigurasi default gateway dengan cara menggunakan perintah route:
    route -n
Kernel IP routing table
Destination     Gateway     Genmask         Flags Metric Ref    Use Iface
10.0.0.0        0.0.0.0     255.255.255.0   U     1      0        0 eth0
0.0.0.0         10.0.0.1    0.0.0.0         UG    0      0        0 eth0
    Apabila menginginkan DNS untuk konfigurasi jaringan sementara, dapat menambahkan alamat-alamat IP DNS server di dalam file /etc/resolv.conf. Penjelasan mengenai DNS server akan dibahas pada bagian selanjutnya.
    Berikut ini sebagai contoh pengisian DNS server yang dimasukkan dalam file /etc/resolv.conf, yang tentu saja harus diganti sesuai dengan server jaringan yang akan bangun.
    Nameserver 8.8.8.8
    nameserver 8.8.4.4
    Apabila konfigurasi jaringan ini sudah tidak diperlukan lagi dan dialihkan sepenuhnya pada konfigurasi IP dari interface yang ada, maka gunakan perintah ip dengan pilihan flush, kemudian hapus atau ganti IP DNS server dalam file /etc/resolv.conf secara manual:
    ip addr flush eth0
    Layanan IP address Dinamis (DHCP client)
    Untuk mengkonfigurasi server menggunakan DHCP dengan penugasan alamat secara dinamis, tambahkan metode dhcp ke laporan inet alamat keluarga untuk interface yang sesuai di file /etc/network/interfaces. Contoh di bawah mengasumsikan mengkonfigurasi interface Ethernet pertama yang diidentifikasi sebagai eth0.
    auto eth0
    iface eth0 inet dhcp
    Dengan menambahkan konfigurasi interface jaringan seperti yang ditunjukkan di atas, maka pengaktifan interface dapat dilakukan dengan perintah ifup yang mengindikasikan proses dhcp melalui dhclient.
    sudo ifup eth0
    Untuk menonaktifkan secara manual interface yang aktif gunakan perintah ifdown, yang pada gilirannya akan memulai proses rilis DHCP dan mematikan interface.
    sudo ifdown eth0
    IP Address Statik
    Untuk mengkonfigurasi sistem menggunakan alamat IP statis, tambahkan metode statis untuk pernyataan alamat inet untuk interface yang sesuai di file /etc/network/interfaces. Contoh di bawah ini mengasumsikan mengkonfigurasi interface Ethernet pertama diidentifikasi sebagai eth0. Tentu saja alamat, netmask, dan nilai-nilai gateway harus diubah untuk memenuhi persyaratan jaringan yang dibangun.
    auto eth0
iface eth0 inet static
address 10.3.1.93
netmask 255.255.255.0
gateway 10.3.1.1
    Dengan menambahkan konfigurasi interface seperti di atas, maka interface eth0 dapat diaktifkan dengan perintah ifup:
    sudo ifup eth0
    Untuk menonaktifkan interface eth0, gunakan perintah ifdown:
    sudo ifdown eth0
    Loopback Interface
    Interface Loopback diidentifikasi oleh sistem sebagai lo dan memiliki alamat IP default 127.0.0.1. Hal ini dapat dilihat dengan menggunakan perintah ifconfig.
    ifconfig lo
    lo Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
RX packets:1246 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:1246 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:273848 (273.8 KB) TX bytes:273848 (273.8 KB)

Sumber: www.ubuntu.com